About

H. Anhar, SE

Jika ada orang lain. Tokoh lain yang lebih layak utk dipilih dari saya Maka Saya ikhlas memberikan Kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan Aspirasi dan memperjuangkan Hak-Hak Rakyat.

Caleg DPR RI Partai Berkarya Dapil Banten I Nomor Urut 1

June 2018

20

Oktober 2018

Agenda Kegiatan

Ikuti Agenda Kegiatan H. Anhar, SE

The History

1977

Jambore Nasional Pramuka Sibolangit

Saat itulah Saya baru melihat bahwa ternyata Indonesia ini Luas dan masyarakat nya sangat heterogen.

1979

Merantau ke Medan

Setamat SMP di kampung Halaman Pulau Simeulue Aceh, merantau di Kota Medan, melanjutkan sekolah di SMA Negeri 6 Medan.

1992

Ibu kota lebih kejam dari Ibu tiri

Setamat SMA melanjutkan Kuliah di Jakarta. Berjualan Dompet dan Gesper di emperan Blok M untuk bertahan hidup dan Kuliah

2004

Terpilih Sebagai Anggota DPR RI

Mewakili Masyarakat Aceh 1 dari Partai Bintang Reformasi yang di bidani dan sekaligus di Nahkodai Oleh Kyai Sejuta Umat Almarhum KH Zainudin MZ.

The Story

Sejak masih di sekolah di SMP dikampung Halaman Saya di Pulau Simeulue Aceh. Saya dipercaya Kawan-kawan Saya menjadi Ketua OSIS dan sekaligus Ketua GUDEP Pramuka. Saat Masih Remaja itu pulalah Saya sebagai anak Desa terpencil sebuah Pulau Kecil paling Barat Indonesia pada tahun 1977 itu Kami mendapat kesempatan ikut Jambore Nasional Pramuka yang kedua di Sibolangit. Saat itulah Saya baru melihat bahwa ternyata Indonesia ini Luas dan masyarakat nya sangat heterogen.

Sepulang nya dari JAMNAS 1977 itulah Saya mulai berpikir dan bertekad Saya Harus keluar dari Pulau kecil ini, setamat Saya SMP tahun 1979 maka Saya melanjutkan Sekolah Ke Medan, dengan menumpang di Rumah saudara Saya melanjutkan sekolah di SMA Negri. Berbagai Aktivitas selama SMA saya jalani. Dan Tidak puas merantau di Kota Medan, setamat SMA Saya melanjutkan Kuliah di Jakarta.

Bayangan bahwa Ibu kota lebih kejam dari Ibu tiri itu ternyata benar adanya…

Kurang lebih satu tahun saya beradaptasi di ibu Kota dari mulai berjualan di kaki lima di emperan Blok M Mall saat itu Saya ikut kawan berjualan Dompet dan Gesper. Alhamdulillah dengan serba keterbatasan Saya bertekad Harus Kuliah.

Alhamdulillah di kampus tempat Saya menuntut Ilmu saya di percara kawan-kawan sebagai Ketua Senat Mahasiswa dan saat yang hampir bersamaan dilingkungan tempat Saya Kos para Remaja dan Anak-anak muda di Kelurahan Bidara Cina Kampung Melayu Saya pun dipercaya sebagai ketua Karang Taruna. Semangat dan Jiwa ber-organisasi yang tertanam dalam diri Saya oleh Sebab keberadaan Almarhum Ayahanda Saya yang saat Saya Kanak-kanak Beliau sempat di angkat jadi kepala Kampung oleh Masyarakat Nah ketika masyarakat ada yang ribut apakah itu perkelahian atau ribut Rumah tangga dan mendatangi rumah kami, Orang Tua Saya dengan bijak nya memberi nasehat yg berbuah perdamaian dan kebaikan. Perlakuan Ayah Saya itu lah yang tertanam di otak kanan saya sejak usia dini dalam diri saya utk jadi seorang pemimpin. Ayah Saya seorang Petani dan buruh Desa yang berpendidikan Belanda Kebetulan pula Kakek Nya seorang pedagang besar di desa kecil tsb dan Ayah nya (Kakek) Saya adalah Kepala KUA pertama kampung Saya, setelah Indonesia Merdeka.

Berbagai aktivitas dan dinamisasi kemasyarakatan di Ibu Kota saya ikuti Bergabung Dengan Organisasi Pemuda Pancasila Saya awali dari Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila DKI jakarta sampai kepada wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila DKI Jakarta Alhamdulillah Saya jalani dengan sungguh2.

Sebagai Kader HMI saat Saya masih Status Mahasiswa menempa Jiwa ke Organisasian Saya cukup Bekal tampil dimasyarakat.

Berbekal sedikit ilmu Agama Saat saya sekolah Pendidikan Guru Agama setelah tamat SD memberika saya bekal dimana Saat Saya Mahasiswapun Saya bisa nyambi ngajar di Sebuah Pesantren Albarqah Pondok Gede. Ilmu bela diri yang saya tekuni sejak SMP di kampung Saya yang Berlanjut saat Saya di Jakarta ikut Latihan Karate-Do Gojukai Indonesia saya terakhir menyandang Sabuk Hitam DAN II, bekal itu pula kemudian yg memberi Saya tambahan Rezki melatih Karate di beberapa Sekolah sebagai kegiatan Ekstra kulikuler Alhamdulillah.

Setamat kuliah Saya diberi kesempatan mengajar di Kampus tempat saya menimba Ilmu sampai 5 tahun kemudian Saya memutuskan Ikut dalam Dunia Politik secara sungguh-sungguh dimana sebelum nya Saya telah mengikuti Berbagai Pelatihan Politik yang dilaksanakan partai GOLKAR yangg saat itu masih belum berstatus Golongan belum Partai… padahal Sama saja hehehe.

Partai Bintang Reformasi yang di bidani dan sekaligus di Nahkodai Oleh Kyai Sejuta Umat Almarhum KH Zainudin MZ. Mewakili Masyarakat Aceh 1. Barat Selatan. Alhamdulillah Saya bisa duduk Ke Senayan, Terpilih Sebagai Anggota DPR RI 2004 s/d 2009. Berhenti dari DPR RI Saya kembali mengajar jadi Dosen dan Membuka Konsultan dibidang Anti Korupsi dan Advokasi Pertanahan Sampai sekarang.

Sejak Menjalani sebagai aktivis masa kuliah Saya sudah terobsesi dan mimpi indah untuk jadi Pejabat Negara walau kawan-kawan suka ngeledek Anhar itu mimpi. Penghayal ulung bahkan sempat saya digelar ASBUN asal bunyi. Karena setiap ada diskusi atau perdebatan Tidak pernah Saya lewatkan pokok nya Saya harus bicara menyampaikan Pendapat apa sajalah yg penting harus bicara. Berbekal pernah aktif mengikuti latihan Teater di TIM saat itu Setiap ada acara Lomba Puisi di 5 gelanggang Remaja se-DKI Jakarta harus Saya ikut. Alhamdulillah berbekal pernah Juara 1 Deklamasi/puisi saat tamat SD di kampung, Saya nekat ikut lomba di Ibu Kota. Sampai lah puncak nya Saya pernah ikut dan Juara Lomba Pidato KNPI mewakili 5 wilayah Kota se-DKI Jakarta.

Motivasi kuat utk jadi seorang pejabat Negara Itu saya camkan dengan Doktrin pada Diri saya sendiri sejak masa kuliah setiap kali Saya melewati Gedung DPR RI dengan kendaraan Umum Bus PPD Saat itu saya selalu berkata dalam Hati Aku Harus bisa berkantor disini sebagai Anggota DPR RI..Alhamdulillah tekad dan Doa Saya diijabah Allah.

Sebagai seorang Muslim Selalu disetiap Selesai Solat Malam Saya berdoa Ya Allah berikanlah kesempatan disisa umurku ini bermanfaat sepenuhnya bagi Masyarakat. Dan sudah menjadi Tekad Saya tidak ada artinya lagi Hidup ini jika tidak bisa bermanfaat bagi orang Lain. Bagi Bangsa dan Negara tercinta ini. dimanapun. Kapanpun dan Situasi apapun kita berada.

Jika ada orang lain. Tokoh lain yang lebih layak utk dipilih dari saya Maka Saya ikhlas memberikan Kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan Aspirasi dan memperjuangkan Hak-Hak Rakyat.

Alhamdulillah selama 5 Tahun saya mewakili Masyarakat Aceh. Hanya ada satu pulau Kecil di samudra Indonesia ini Yang tidak sempat saya kunjungi karena transportasi-nya yg sampai saat ini sangat Sulit yakni Pulau Banyak. Selebihnya 11 Kabupaten Kota Alhamdulillah telah saya datangi dengan menyapa, bercengkrama dan bermalam di kampung-kampung di pedalaman Aceh, sehingga begitu saya memutuskan tidak melanjutkan ikut pencalonan kembali Banyak Tokoh-tokoh masyarakat yang menyayangkan nya. Alhamdulillah sampai saat ini hubungan saya dengan sahabat-sahabat di Aceh masih berlanjut.

Awal nya Tidak ada niat bagi saya untuk ikut mencalonkan diri kembali untuk jadi anggota DPR RI. Dua kali saya bertemu dgn Ketua Umum Partai Berkarya Beliau dengan senyum Khas nya berkata “Sayang kalau orang seperti Anda tidak mau ikut terjun dalam politik”. Kurang bermanfaat kalau hanya berteriak diluar saja. Kalimat sederhana yang diucapkan dengan nada Datar dan senyum renyah Khas Nya Tomi Soeharto selalu terngiang-ngiang ditelinga saya. Tidak kebetulan Beberapa hari kemudian Saya ditelpon Sahabat lama saya dari Banten utk Mengajak saya ikut memperjuangkan aspirasi Masyarakat Banten. Lagi-lagi kalimat yang sama terucap dari sahabat saya itu “Sayang kalau orang seperti Abang tidak mau bersuara di Parlemen”, tapi kali ini dengan Nada Tibggi dan berbau ejekan maklum Sahabat Saya ini seniman teater Beliau sempat Berucap Abang Harus ikut Caleg kami segera mengusulkan Abang untuk nomor urut 1 wah saya kaget emangnya apa jabatan Sahabat saya ini di Berkarya Banten kok Bisa yaa. Eh nggak tau nya ketua DPW Berkarya Banten itu adalah Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Pandeglang dan juga sebagai aktivis Gerakan ummat 212. Nah disinilah kesamaan Kami dalam berjuang Insya Allah saya bertekad Harus Mampu dan wajib bagi saya menampung dan menyalurkan Aspirasi masyarakat Banten Khususnya Kabupaten LEBAK dan PANDEGLANG yang saya wakili..Barakallah Aamiinnnn